Laman

Kamis, 20 Agustus 2015

Kenapa sih bruntusan di wajah susah sekali hilang???

Jerawat memang masalah pada kulit wajah yang sangat mengganggu dan menjengkelkan. Selain merusak penampilan, jerawat juga dapat mengurangi rasa percaya diri seorang pria maupun wanita. Masalah kulit yang disebabkan oleh sebum/minyak berlebih pada wajah ini juga memiliki jenisnya sendiri. Ada yang berupa jerawat dengan bentuk ukuran yang normal, ada jerawat dengan ukuran besar menyerupai batu bahkan dengan peradangan, dan ada juga yang berbentuk kecil-kecil seperti pasir sehingga membuat wajah tampak bruntusan.

Bruntusan bisa disebabkan oleh berbagai macam hal. Dan umumnya disebabkan karena reaksi alergi, digigit serangga, karena cuaca, polusi udara, infeksi, tidak tahan bahan kimia, atau saat sedang melakukan pengobatan tertentu. Selain gatal dan kemerahan, bruntusan membuat tampilan kulit jadi tidak cantik. Apabila digaruk, maka ia dapat menyebabkan bekas di kulit yang tidak mudah menghilangkannya. Bahkan menggaruk area bruntusan dapat menyebabkan kulit mengalami infeksi. Oleh sebab itu agar bruntusan tidak semakin parah, berikut ada beberapa kiat untuk menanggulanginya

1. Bersihkan Wajah Dengan Rutin
Hal pertama yang dilakukan yaitu rajinlah membersihkan wajah secara rutin. Jika Anda termasuk orang yang selalu menggunakan makeup dalam kesehariannya, maka jangan malas bersihkan wajah secara rutin minimal 2 kali saat mandi. Kalaupun memang merasa belum cukup bersih jika hanya mencuci muka, Anda bisa menggunakan susu pembersih dan toner sebelum mencuci muka. Gunakan pembersih muka khusus kulit berjerawat karena akan bermanfaat untuk mengatasi jerawat.

2. Cermat Dalam Memilih Make Up
Perlu diingat bahwa penyebab jerawat pada wajah adalah tersumbatnya pori-pori sehingga menimbulkan minyak berlebih pada wajah. Maka Anda harus dengan teliti sebelum membeli/menggunakan produk kecantikan/make up. Selalu membaca zat apa saja yang termasuk dalam produk kosmetik Anda dan hindari produk yang menggunakan bahan seperti paraben dan silikon. Anda juga dianjurkan untuk menggunakan produk kosmetik yang berbahan alami dan mengandung mineral agar wajah tetap bisa ‘bernafas’. Usahakan juga untuk tidak menggunakan make up terlalu tebal agar pori-pori tidak tertutup penyebab jerawat bruntusan.

3. Gunakan perawatan kulit berjerawat
Jika Anda memiliki masalah dengan jerawat bruntusan, hendaknya memilih perawatan kulit khusus jerawat. Misalkan Anda ingin menggunakan perawatan obat jerawat dari dokter, baiknya Anda memilih dengan dokter spesialis kulit dan bukannya dokter kecantikan. Hal ini dimaksudkan agar jerawat disembuhkan dan bukannya ‘dirawat’ sehingga menimbulkan ketergantungan pada krim-krim yang dijual.

4. Gaya Hidup Sehat
Yang paling penting berikutnya adalah membiasakan untuk memiliki Gaya Hidup Sehat. Terdengar klise tetapi benar adanya bahwa Anda harus menjalani gaya hidup sehat untuk mengatasi masalah pada kulit termasuk jerawat bruntusan. Minum air putih minimal dua liter sehari, makan makanan sehat yang kaya akan serat, menghindari makanan berlemak dan minyak jahat serta tidur cukup selama minimal 6 jam sehari akan ‘menenangkan’ kulit Anda. Selain itu, menjalani Gaya Hidup Sehat akan membuat kulit Anda terhidrasi dengan baik dan dapat beristirahat untuk regenerasi sel dengan sempurna. Mengatur pola makan anda juga tak kalah pentingnya Pengaruh makanan terhadap jerawat ini memang masih banyak diperdebatkan dan seringkali ditemukan hasilnya individual, namun, jika setelah dicoba dalam jangka waktu tertentu memberikan hasil yang terbaik, maka sebaiknya diet rendah lemak, rendah karbohidrat dan konsumsi produk susu yang terkontrol harus dipertahankan. 
Konsumsi makanan rendah karbohidrat dapat mempengaruhi kontrol hormonal pada jerawat sehingga jerawat dapat membaik. Kadar gula dalam darah yang terkontrol dapat memperbaiki kondisi berjerawat. Selain itu, produk susu dan juga makanan berlemak sebaiknya juga dihindari. Makanan-makanan ini dapat menyebabkan terjadinya peningkatan minyak dalam kelenjar sebasea kulit sehingga memicu terjadinya jerawat.
Kulit berminyak bisa dimiliki oleh semua perempuan dari usia muda hingga lanjut. Aktivitas kelenjar minyak (sebum) yang berlebihan adalah penyebab utamanya. Tak heran kulit berminyak mudah dikenali dengan terlihatnya permukaan kulit yang cenderung mengilap. Mengubah pola asupan nutrisi sehari-hari dapat mengatasi masalah kulit berminyak. 
Hindari Makanan Berlemak 
Makanan berlemak dan makanan yang digoreng sebaiknya tidak dikonsumsi terlalu banyak karena dapat meningkatkan produksi minyak di kulit. Konsumsilah makanan segar yang rendah lemak trans dan lemak jenuh. Pilih yoghurt tanpa lemak ketimbang yoghurt manis yang ditambahi susu. Olahan ikan atau unggas tanpa kulit (yang tidak digoreng) juga baik untuk disantap ketimbang ayam goreng. 
Hindari Makanan Pedas
Pernahkah Anda merasa bahwa setelah mengonsumsi makanan pedas, kulit wajah jadi cenderung mengilap? Hal ini disebabkan karena makanan pedas mampu meningkatkan produksi minyak pada wajah (selain keringat). Oleh sebab itu, hindari makanan yang diolah terlalu pedas atau terlalu berbumbu.

Sumber : kulitputihalami.info
              klikdokter.com
              vemale.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar